JAKARTA,KOMPAS.com-Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat, hingga kini terdapat sebanyak 35 kelurahan zona merah DBD. Jakarta Utara merupakan wilayah dengan kelurahan zona merah DBD terbanyak, yaitu 14 kelurahan seperti Cilincing, Semperbarat, Sempertimur, Kelapagading Barat, Kelapagading Timur, Pegangsaandua, Koja, Rawabadak Selatan, Tuguutara, Pademangantimur, Penjaringan, Pluit, Tanjungpriok, dan Sunteragung.
Di Jakarta Timur terdapat 11 kelurahan zona merah, yakni Kelurahan Cakungbarat, Jatinegara, Penggilingan, Pulogebang, Ciracas, Durensawit, Cipinangmuara, Utankayu Selatan, Kayuputih, Pisangantimur, dan Pulogadung.
Sementara di Jakarta Selatan terdapat tujuh kelurahan yakni, Cilandakbarat, Jagakarsa, Kalibata, Pasarminggu, Pejatenbarat, Pejatentimur, dan Ragunan.
Di Jakarta Barat terdapat dua kelurahan yakni Kelurahan Kebonjeruk dan Kemanggisan. Sedangkan di Jakarta Pusat hanya satu kelurahan yakni Cempakaputih Timur.
Hingga 14 Mei 2009, jumlah penderita DBD tercatat sebanyak 13.860 kasus dengan angka kematian mencapai 28 jiwa. Rinciannya Januari terdapat 3.142 kasus (8 meninggal), Februari 3.107 kasus (7 meninggal), Maret 4.263 kasus (7 meninggal), April 3.044 kasus (5 meninggal), dan bulan Mei 304 kasus (1 meninggal).
Sumber: KOMPAS
Baca Selengkapnya...
My Blog List
Followers
KOMPAS.com
detiknews - detiknews
ANTARA - Berita Terkini
Jakarta Utara, Zona Merah DBD
Label: Kesehatan
Awas, Laki-laki Tak Bersunat Berisiko Kanker Penis!
JAKARTA, KOMPAS.com — Sunat dikatakan dapat membantu mengurangi risiko seperti penyakit menular seksual. Namun ternyata tak hanya itu. Sunat juga mengurangi risiko terkena kanker penis. Dengan kata lain, para pria yang tidak sunat berisiko terkena kanker penis.
Demikian diungkap Urolog Rumah Sakit Pusat Kanker Dharmais Jakarta Dr Rachmat B Santoso saat dihubungi melalui telepon, Jumat (15/5). “Penyebabnya adalah infeksi kronis pada orang yang tidak cirkumsisi (sunat),” kata Rachmat. Laki-laki yang juga berisiko adalah mereka yang pernah menderita herpes genitalis.
Persoalan utamanya adalah tidak higienisnya alat kelamin laki-laki karena kepalanya tidak terbuka. Kebersihan daerah di bawah kulit depan glans penis tidak terjamin kalau tidak sunat.
Gejala yang dijumpai pada orang yang kena kanker penis adalah adanya luka pada penis, luka terbuka pada penis, dan merasa nyeri pada penis bahkan terjadi pendarahan dari penis. Biasanya ini terjadi pada stadium lanjut. Ciri lain adalah tampak luka yang menyerupai jerawat atau kutil pada penis.
Pengobatan kanker penis bervariasi, tergantung kepada lokasi dan beratnya tumor. Cara pertama adalah penektomi atau pemotongan, bisa sebagian bisa juga total. Rachmat mengilustrasikan, jika panjang penis 10 sentimeter dan yang terkena kanker hanya ujung penisnya maka yang panjang penis yang dipotong 2-3 sentimeter. “Tapi, jika yang kena kanker tiga perempat panjang penis, apa boleh buat penisnya harus dipotong habis,” katanya. Cara yang lain bisa berupa kemoterapi dan terapi penyinaran.
Rachmat mengingatkan, penyakit ini tidak boleh dianggap remeh oleh para lelaki. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini, kanker penis banyak menyerang usia produktif, 30 tahun sampai 50 tahun.
Meski tidak banyak menyerang pria, dalam setahun hanya ada 2-3 orang yang datang ke RS Dharmais, Anda, para pria harus hati-hati. “Tidak signifikan memang, tetapi sangat mengganggu integritas karena menyangkut kelaki-lakian seseorang,” pungkasnya.
Sumber: KOMPAS
Baca Selengkapnya...
Label: Kesehatan
Perbaikan Sistem, Masalah Kesehatan Utama
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Fachmi Idris MD mengatakan masalah kesehatan yang paling utama adalah perbaikan sistem, bukan kekurangan dokter. "Sistem kerja kesehatan kita masih belum tertata, seperti dokter spesial anak yang masih harus meneteskan vaksinasi. Itu kan sudah cukup oleh dokter umum atau bahkan bidan," kata Fachmi di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, memang ada kekurangan dokter kalau dilihat dari jumlah penduduk Indonesia. "Kita butuh sekitar 100 ribu dokter, namun yang ada saat ini baru 56 ribu dokter umum," katanya.
Dia juga mengakui bahwa produksi dokter dari universitas yang ada di Indonesia baru sekitar 1.000 orang per tahun.
"Yang penting di sini diperbaiki dulu sistemnya, tentang perbaikan pelayanan, pembiayaan dan hal yang berhubungan dengan mutu kesehatan, bisa diatasi kemudian," ujar Fachmi Idris.
Ketua IDI juga menyoroti tentang banyaknya rumah sakit yang berlomba-lomba memiliki "CT scan" modern, tetapi tidak melihat berapa kebutuhan terhadap alat tersebut.
"Banyak sekarang rumah sakit yang memiliki CT scan, tetapi kebutuhannya tidak sebesar itu, sehingga terjadi pemaksaan pemakaiannya. Apa benar, orang yang pusing di akhir bulan juga harus di-CT scan," kata Indris sambil mengumbar senyumnya.
Selain itu, dia juga menyebut masalah penetapan pendapatan yang harus diterima seorang dokter, sebagai apresiasi dari hasil kerjanya.
"Dokter umum sebagai ujung tombak harus banyak, tetapi harus diperhatikan juga masalah pendapatannya, sehingga mereka nyaman dalam menjalankan tugasnya," kata Fachmi Idris.
Dia menginginkan rasio pendapatan antara dokter umum dengan dokter spesialis itu tidak terlalu jauh.
"Rasio pendapatannya mungkin satu dibanding dua atau paling tidak satu dibanding empat, tidak seperti saat ini sangat jauh," katanya.
Sumber: KOMPAS
Baca Selengkapnya...
Label: Kesehatan
Saatnya Dunia Berubah
”Ada 2 orang sinting di dunia ini. Pertama, Ahmadinejad. Dan kedua, Siti Fadilah Supari.” Itulah komentar sebuah blog di Afrika atas launching buku Menteri Kesehatan RI Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP (K) yang berjudul ”Saatnya Dunia Berubah, Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung”.
Dilaunching pada Minggu, 6 Januari 2008 di Jakarta, buku ini membuat banyak pihak kebakaran jenggot. Betapa tidak? Dalam bukunya ini, Menkes RI membuka kedok World Health Organization (WHO) yang telah lebih dari 50 tahun mewajibkan virus sharing yang ternyata banyak merugikan negara miskin dan berkembang asal virus tersebut.
Menkes RI menguak skandal tersebut ketika di Indonesia ditemukan kasus pertama virus Flu Burung pada pertengahan 2005. Untuk penentuan diagnostik, Indonesia diwajibkan mengirimkan sampel virus ke WHO Collaborating Center (CC) di Hongkong. Hal ini berlangsung hingga tak kurang 58 sampel virus telah dikirimkan Indonesia ke tempat ini hingga pertengahan 2006. Sampel virus ini ternyata disimpan di Los Alamos, New Mexico, di bawah Kementerian Energi Amerika. Para ilmuwan Los Alamos – yang jumlahnya sedikit – inilah yang menguasai sampel itu. Ilmuwan luar tidak punya akses. Tempat inilah yang dalam sejarah pernah menjadi tempat dibuatnya bom atom Hirosima tahun 1945! Tampaknya inilah tempat riset dan pembuatan senjata kimia Amerika (hal. 17).
Sejak itulah, Menkes RI memutuskan memeriksakan spesimen Flu Burung H5N1 ke laboratorium dalam negeri yakni Lab Balitbangkes dan Lab Eijkman. Hasilnya pun toh tak jauh berbeda. Spesimen itu kemudian dikirimkan pula ke Gen Bank yang public domain sehingga ilmuwan dari manapun dapat mengaksesnya; hal mana tidak bisa dilakukan ketika sampel itu masuk ke WHO CC.
Untuk sikap Menkes RI yang berani menentang hegemoni negara maju itu, ia mendapatkan banyak tekanan dan intrik dari berbagai pihak. Bahkan bukunya ini sempat diisukan untuk ditarik dari peredaran atas perintah Presiden SBY karena banyaknya tekanan tersebut. Menjawab isu ini, Menkes RI berkomentar, ”Saya tidak akan menarik dan merevisi buku itu. Saya justru akan mencetaknya lebih banyak lagi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Ini adalah pendidikan kebangsaan bagi rakyat saya bahwa negara Indonesia berdaulat. Ini juga pendidikan tentang kemandirian bagi bangsa-bangsa negara-negara berkembang,” demikian Siti Fadilah Supari kepada pers, Kamis (21/1) malam di Jakarta.
Atas dobrakannya terhadap WHO inilah, Los Alamos akhirnya ditutup dan dipindah ke Pentagon, di bawah biro pembuat senjata biologis!
Pada Sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) di Jenewa Swiss, Menkes RI mengusulkan untuk mengubah sistem virus sharing yang sangat merugikan itu dengan sistem yang lebih transparan, adil, dan setara. Pada akhir sidang yang alot, usulan tersebut akhirnya disepakati dan disahkan menjadi Resolusi WHA yang harus dipatuhi semua negara anggota. Hanya sayangnya, prestasi Indonesia di kancah organisasi dunia itu kurang mendapatkan apresiasi di dalam negeri sendiri.
Atas sepak terjangnya ini, maka The Economist bahkan menulis, ''Siti Fadilah Supari memulai suatu revolusi yang mungkin menyelamatkan dunia dari dampak buruk penyakit pandemi. Hal ini karena Menteri Kesehatan Indonesia telah memilih senjata yang terbukti lebih berguna daripada vaksin terbaik dunia saat ini dalam menanggulangi ancaman virus Flu Burung: transparansi.''
Siti Fadilah Supari adalah Menteri Kesehatan RI yang diangkat oleh Presiden SBY di Kabinet Indonesia Bersatu. Sebagai seorang yang telah mendapatkan banyak penghargaan sebagai peneliti terbaik dalam banyak kesempatan, baik nasional maupun regional, Siti Fadilah Supari sangat memahami lika-liku penanganan virus ini. Dengan gaya penulisannya yang blak-blakan, membaca buku memoar ini seperti layaknya membaca pribadi Siti Fadilah Supari. Apalagi memang buku ini berangkat dari catatan harian Menkes RI yang masih energik itu.
Di tengah inferioritas negara ini di hadapan negara-negara maju dan pemilik modal raksasa dunia, keberanian Menkes RI mendobrak hegemoni mereka patut diacungi jempol dan layak diikuti oleh seluruh komponen bangsa ini. Apalagi jika informasi mengenai harga sampel virus ini benar: bahwa harga virus Flu Burung asal Indonesia sekitar Rp 90 triliun per jenis virus. Jika seluruh 58 jenis virus asal Indonesia dijual, maka uang yang dikeruk dari penjualan virus itu tak kurang dari Rp 5.220 triliun. Indonesia tidak mendapatkan apa-apa dari transaksi itu. Bahkan vaksin Flu Burung yang dibuat dari sampel virus itu justru lantas dijual ke negara ini dengan harga yang sangat tinggi. Tentu saja hal ini merupakan sebuah dagelan para kapitalis tingkat tinggi!
Apresiasi terhadap sepak terjang Siti Fadilah Supari kemudian tak heran datang dari berbagai pihak. Tetapi, ketika disinggung tentang perjuangannya itu, Menkes RI menjawab, dengan rendah hati, ”Tangan Tuhan yang meruntuhkan ketidakadilan itu...”
Judul: Saatnya Dunia Berubah, Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung
Penulis: Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP (K)
Penerbit: PT. Sulaksana Watinsa Indonesia
Edisi Pertama: 2007
Tebal: xii +204 Halaman
Sumber: Bahtiar HS dan SFS Fans Club
Baca Selengkapnya...
Label: Resensi
10 Kebiasaan buruk yang merusak Otak
Jakarta - BlogDetik, Otak memang harus dijaga, karena semua perintah badan kita bersumber dari otak, kalau otak sudah tidak bekerja atau bekerja tidak normal maka efeknya kita menjadi orang tidak normal juga, berikut kebiasaa yang bisa merusak otak kita
1. Tidak Mau Sarapan
Banyak orang yang menyepelekan sarapan. Padahal tidak mengkonsumsi apapun di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak. Sarapan yang terbaik di pagi hari bukanlah makanan berat seperti nasi goreng spesial, tetapi cukup air putih dan segelas jus buah segar. Ringkas dan berguna untuk tubuh!
2. Kebanyakan Makan.
Terlalu banyak makan mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun orang pada menurunnya kekuatan mental. Jadi makanlah dalam porsi yang normal. Biasakan menahan diri dengan cara berhenti makan sebelum Anda kekenyangan.
3. Merokok
Jika rokok memiliki segudang efek buruk, semua orang pasti sudah tahu. Dan ada satu lagi efek buruk rokok yang terungkap di sini. Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan pada otak! Bayangkan, otak manusia lama kelamaan bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya karena rajin menghisap benda berasap itu. Tak ayal di waktu tua bahkan pada saat masih muda sekalipun, kita rawan alzheimer (alzheimer adalah penyakit pikun).
4. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula
Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu. Karena itu, kurangi konsumsi makanan manis favorit Anda.
5. Polusi Udara
Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi membuat kerja otak tidak efisien.
6. Kurang Tidur
Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering melalaikan tidur membuat sel-sel otak menjadi mati kelelahan. Tapi jangan juga kebanyakan tidur karena bisa membuat Anda menjadi pemalas yang lamban. Sebaiknya tidur 6-8 jam sehari agar sehat dan bugar.
7. Menutup Kepala Ketika Sedang Tidur
Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak.
8. Berpikir Terlalu Keras Ketika Sedang Sakit
Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak. Sudah tahu sedang tidak sehat, sebaiknya istirahat total dan jangan forsir otak Anda.
9. Kurangnya Stimulasi Otak
Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir akan membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal. Rajin membaca, mendengar musik dan bermain (catur, scrabble, dll) membuat otak Anda terbiasa berpikir aktif dan kreatif.
10. Jarang Bicara
Percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak. Jadi jangan terlalu bangga menjadi pendiam. Obrolan yang bermutu sangat baik untuk kesehatan Anda.
Sumber: BlogDetik
Baca Selengkapnya...
Label: Kesehatan
Belum konsisten di awal
Juara bertahan Manchester United (MU) belum menunjukkan konsistensi ketika bertandang ke markas Everton. Hasil seri 1-1 adalah upaya maksimal yang bisa dilakukan. Padahal MU menguasai pertandingan. Rooney yang bulan Oktober ini selalu mencetak gol, kali ini tak mampu berbuat apa-apa. Bahkan disoraki pendukung Everton yang juga bekas klub yang dibela Roo (panggilan akrab Rooney). Walhasil, MU tetap menempati urutan 6 klasemen sementara Liga Inggris.
Akankah MU bangkit di masa mendatang? Saya punya keyakinan kuat, karena Fergie (sapaan akrab Sir Alex Ferguson) adalah pelatih berpengalaman yang sudah terbiasa dalam tekanan apapun. Chelsea dan Liverpool memang mendominasi awal musim ini, karena mereka telah membeli pemain-pemain hebat dan berbakat. Tetapi bukan MU kalau tidak bisa mengatasi semua kesulitan awal musim ini.
Pertandingan baru 8 pekan, dan masih sangat panjang untuk mendongkrak posisi klasemen. Jadi sebenarnya belum bisa menjadi ukuran ketidakkonsistesian MU sepanjang musim, MU hanya saat ini belum konsisten. Ingat! Musim lalu Arsenal selalu memimpin klasemen sejak awal hingga pertengahan musim. Tetapi MU mampu menyalip dengan cerdas dan berhasil mempertahankan gelar juara Liga Inggris. Bukan tidak mungkin musim ini akan terulang, meskipun ada jarak 8 poin dengan Liverpool yang memimpin klasemen.
Sukses MU? Semoga!
Foto: Rooney dikartu kuning karena dianggap memprovokasi pendukung Everton dengan mencium logo MU di kaosnya. Rooney terpancing karena selalu diteriaki setiap membawa bola.
Baca Selengkapnya...
Label: Olahraga
Pergulatan Membela yang Benar: Biografi Matori Abdul Djalil
Setelah lebih dari setahun menulis buku ini, banyak pengalaman berharga yang hadir, kadang merupakan sesuatu yang lumrah tetapi kadang mengejutkan dan menjadi pengalaman baru bagi penulis. Ketika mempelajari data-data almarhum, menyimak sepak terjangnya, pemikirannya dan menulis dalam bentuk biografi, penulis seolah-olah sedang berdiskusi dengan almarhum, padahal penulis sedang berdiskusi dengan para para kiai dekatnya, para tokoh yang menyimpan banyak kenangan dengan almarhum, kolega, kerabat, serta kader-kader almarhum. Itulah uniknya menulis biografi orang yang sudah meninggal.
Secara singkat diceritakan bahwa banyak tokoh besar dicetak oleh Nahdlatul Ulama. Namun sosok Matori Abdul Djalil adalah istimewa. Sejak muda, ia berdiri di barisan terdepan pemuda NU dalam menghadapi agresivitas pemuda rakyat PKI. Juga saat mesin represif Orde Baru mengincar eksistensi NU dan kiai-kiainya.
Ketegaran fisiknya diimbangi nalar politik dan kemampuan organisasi serta kepemimpinan yang cemerlang. Ia teguh dalam prinsip-prinsip kebenaran, menghargai kebhinekaan dan jati diri bangsa, seraya tekun menjalin relasi politik serta membangun pencerahan bagi politisi muda. Di puncak karier politiknya, Matori adalah Menteri Pertahanan yang menorehkan catatan historis dalam relasi dengan Departemen Pertahanan AS, serta menyelesaikan Buku Putih Pertahanan.
Buku ini menguraikan perjalanan hidup Matori Abdul Djalil dalam merintis karier politiknya, tentang manuver politik Matori dalam menghadapi rezim Soeharto; serta sikap dan pandangannya terhadap kelompok radikal. Buku ini juga menganalisis terhadap peristiwa pembunuhan kiai dan ustadz di Jawa Timur, serangan pembacokan terhadap Matori, peran Matori dalam membuka jalan bagi Megawati Soekarnoputri sebagai wakil presiden dan akhirnya menjadi presiden. Ditulis pula manuver cantik Pak Matori saat berseteru dengan Gus Dur, guru yang sangat dihormatinya.
Penulis yakin bahwa pustaka ini sangat berguna bagi generasi muda yang ingin belajar kepemimpinan dan organisasi, pengamatan dan aktivitas partai/LSM, mahasiswa, pemerhati sejarah, serta mereka yang peduli pada nilai-nilai keindonesiaan, demokrasi, dan inklusivisme. Last but not lease, tiada manusia yang sempurna di dunia ini kecuali Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Pun demikian Pak Matori bukanlah sosok yang sempurna, tetapi kepadanya kita dapat belajar.
Semoga Allah menghapus dosa-dosanya. Semoga seluruh perbuatan baik, amal, ibadah, dan pengabdiannya di dunia diterima di sisi-NYA. Amin ya rabbal alamin.
Secara pribadi, saya menyampaikan rasa terimakasih kepada Mas Khaliq dan tim-nya yang memberikan kepercayaan kepada saya dan Mahrus untuk menulis biografi Almarhum Pak Matori. Juga kepada KOMPAS yang telah menerbitkan buku ini. Semoga buku ini bermanfaat.[]
Judul Buku: Pergulatan Membela Yang Benar; Biografi Matori Abdul Djalil
Penulis: Mahrus Ali dan MF Nurhuda Y
Kata Pengantar: Susilo Bambang Yudhoyono, Juwono Sudarsono, Harry Tjan Silalahi
Penerbit: PT. KOMPAS Media Nusantara
Cetakan Pertama: September 2008
Tebal: xxiv + 496 halaman
Ukuran: 14 cm x 21 cm
Baca Selengkapnya...
Label: Publikasi
Puasa Itu Menyehatkan
Shaum atau yang lebih dikenal dengan sebutan puasa merupakan suatu kewajiban yang dilaksanakan tidak hanya Umat Muhammad tetapi juga oleh umat terdahulu sebagaimana tercantum dalam firman Allah QS 2:183.
Al Qurtubi dalam Al Jami'Li Ahkamil Qur'an pada saat menjelaskan ayat "Kama Kutiba 'Alal Ladzina Minqoblikum (artinya sebagaimana telah ditetapkan atas orang-orang sebelum kamu)" mengatakan bahwa Asy-Sy'bi, Qotadah dan lain-lain menandaskan bahwa penyerupaan (tasybih) disini, kembali pada waktu berpuasa dan kadar lama berpuasa. Sebenarnya Allah telah memfardhukan atas umat Nabi Musa dan Nabi Isa puasa Ramadhan, akan tetapi mereka merubahnya. Pada suatu ketika salah seorang pendeta sakit, lalu bernazar "Jika Allah menyembuhkannya dia akan menambah sepuluh hari lagi". Selain itu puasa juga dilakukan oleh orang mesir kuno, Yunani, orang Hindu dan umat yang lainnnya. Hasil penelitian para dokter menunjukkan bahwa manusia bukanlah satu-satunya mahluk hidup dimuka bumi ini juga melakukan puasa. Hewan berpuasa; seperti burung, ikan-ikan, serangga dan yang lain-lain. Mereka melakukan puasa dengan cara sesuai dengan dunianya, yaitu ada yang masuk lubang dengan tidak makan dan bergerak selama berhari-hari bahkan ada yang berbulan-bulan, burung yang tinggal di sarangnya pada musim tertentu, ikan yang masuk ke lubang di sungai atau di laut untuk beberapa masa tertentu.
Shaum juga merupakan salah satu ibadah yang sangat istimewa kedudukannya disisi Allah, ini sesuai dengan haidst "Segala amalan kebajikan anak Adam dilipatgandakan pahalanya dari sepuluh hingga 700 kali. Allah berfirman : "Kecuali puasa, puasa itu untuk-Ku dan Aku memberikan balasan (pahala) kepadanya; ia telah meninggalkan syahwat dan makan minumnya lantaran Aku". Seorang yang berpuasa memperoleh dua kesenangan: Kesenangan dikala berbuka dan kesenangan dikala berhadapan dengan Allah. Dan benar-benar bau busuk mulut orang yang berpuasa itu lebih wangi disisi Allah dari pada bau kasturi (HR. Muslim dari Abu Hurairah). Selain itu puasa juga memiliki keistimewaan-keistimewaan bila ditinjau dari segi kesehatan sesuai dengan hadist "Shumu tashihhu". Untuk mengurai lebih jauh tentang hadist tersebut diatas, maka kami akan uraikan dalam tulisan ini.
MANFAAT PUASA
Dalam sebuah hadist Rasulullah bersabda "Shumu tashihhu" (berpuasalah niscaya kamu akan sehat (HR. Thabrani) ). Sabda Rasulullah ini mengisyaratkan bahwa dibalik puasa tersebut ada hikmah bagi kesehatan manusia, baik kesehatan jasmani, rohani dan sosial. Sabda Rasulullah tersebut telah dibuktikan oleh para sarjana kedokteran baik itu kesehatan jasmani, rohani maupun kesehatan sosial. Ini sesuai dengan definisi sehat yang dibuat oleh WHO, sehat ialah kondisi baik tidak hanya jasmani, tetapi juga rohani dan sosial. Berikut ini akan kita uraikan lebih jauh tentang dampak-dampak positif puasa terhadap kehidupan manusia.
Dampak puasa terhadap kesehatan jasmani
Shaum memberikan manfaat secara fisik walaupun itu bukan tujuannya. Tujuan shaum adalah untuk menggapai taqwa dan taat kepada Allah. Ini disinggung karena orang-orang jahil yang menuduh bahwa shaum itu merusak fisik manusia. Dan sebagai jawaban penulis nukilkan beberapada percobaan ilmiah yang dilakukan oleh para pakar dibidang kedokteran beserta komentarnya. Bertitik tolak dari hadist Nabi SAW bahwa dengan berpuasa kita akan sehat dan itu digunakan sebagai landasan teoritik, terdapat dua dimensi yang perlu dianalisis lebih lanjut, yakni (1) puasa yang bagaimanakah yang dapat memberikan manfaat pada kesehatan; dan (2) kesehatan dalam bentuk apa yang dapat dipelihara atau ditingkatkan melalui aktivitas puasa. Untuk tujuan inilah, perlu ada pengamatan perubahan fisik yang terjadi pada seseorang yang menjalankan puasa dengan mencermati faktor psikis, sehingga akan dapat diungkapkan seberapa jauh kegiatan puasa dapat menjadikannya lebih sehat.
Oleh karena itu kita akan melihat hasil penelitian dampak puasa terhadap:
- Fungsi Kimiawi Tubuh (metabolisme), Termasuk disini adalah Kadar gula darah, kolesterol, SGOT, SGPT, HDL, LDL, Trigliserida
- Fungsi Fisiologi
- Therapi atau Pengobatan
Untuk mengurai lebih jauh tentang dampak puasa terhadap ketiga hal tersebut, maka kami akan menjelaskan hal tersebut diatas lebih rinci dibawah ini :
1. Pengaruh Puasa terhadap Metabolisme
Secara bukti empirik bahwa puasa dapat mempengaruhi metabolisme tubuh manusia. Disamping jaringan otot dan lemak, peran liver sangat besar dalam menyediakan glukose sebagai bahan bakar utama untuk menunjang kehidupan. Dalam kondisi sedang berpuasa, liver melepaskan cadangan glukose dan aktif membentuk glukose baru dari sisa pembakaran glukose sebagai bahan limbah metabolisme.
Disamping itu puasa juga mempengaruhi metabolisme lemak. Sebagai cadangan bahan bakar, lemak juga memiliki fungsi struktural dalam tubuh manusia yang dapat mengendalikan keseimbangan kadar unsur-unsurnya; seperti kolesterol, trigliserida, HDL, LDL. Peran liver pun sangat besar dalam proses ini. Adanya gangguan keseimbangan lemak dapat juga menjurus pada timbulnya penyakit berupa gangguan pada sirkulasi darah dan jantung. Perlu diketahui bahwa timbulnya penyakit semacam itu dewasa ini ternyata cenderung meningkat seiring dengan semakin majunya peradaban manusia.
Dibawah ini akan kita lihat hasil penelitian, pengaruh puasa terhadap fungsi kimiawi tubuh.
a. Pengaruh Puasa terhadap Susunan Darah
Tidak ada pengaruh terhadap frekwensi denyut jantung dan suhu badan akibat shaum. Juga kondisi hemoglobin (Hb) tetap sebagaimana biasa. Ini disebabkan waktu shaum tidak cukup untuk menimbulkan pengaruh terhadap Hb. Ini tentunya juga tidak menimbulkan perubahan berarti pada tensi darah secara umum, meski ada sedikit penurunan tensi darah pada sebagian kondisi diawal Ramadhan.
b. Pengaruh Puasa terhadap Assimilasi Kalori bagi Sel
Tidak ada perubahan yang terlihat pada kadar assimilasi pokok didalam sel-sel tubuh selama masa shaum. Tetapi pada wanita hamil malah meningkat, berkisar antara 15,1 kalorimeter (lebih dari biasanya) pada hari-hari pertama shaum. Hasil dalam batas potensi tubuh jika kondisi hamil tidak dimasukkan.
c. Pengaruh Puasa terhadap Gula Darah
B,C,D = Hari pertama hari ke-10 akhir Ramadhan
E = Sebulan sesudah Ramadhan
| Rata-rata Tingkat Gula Darah | A | B | C | D | E |
| Orang Puasa | 84 | 80 | 80 | 74 | 86 |
| Wanita Hamil | 88 | 84 | 72 | 68 | 81 |
| Tidak Puasa | 92 | 97 | 90 | 88 | 93 |
A = Sebelum Ramadhan
Dari tabel tersebut nampak ada penurunan yang menyolok pada tingkatan jumlah gula darah dalam darah. Tapi ini masih dalam batas normal (70% mg-110 mg).
d. Pengaruh Puasa terhadap SGOT, SGPT, Fosfat alkalin, Albumin, Globulin dan Protein darah total.
Hasil penelitian pengaruh puasa terhadap Fungsi Hati tersebut adalah normal.
e. Pengaruh Puasa terhadap Laju Metabolik Basal (Basal Metabolic Rate, BMR)
Hasil penelitian pengaruh puasa terhadap BMR adalah dalam batas normal. Yodium yang mengikat protein normal. Hanya jika puasa diperpanjang maka BMR turun, seperti halnya pada kegiatan fisik berat. Ini menjamin bahwa turunnya berat badan tidak berlebihan. Dengan turunnya BMR, denyut nadi dan tekanan darah juga turun.
f. Pengaruh Puasa terhadap Laju Filtrasi Glomerular
Hasil penelitian pengaruh puasa terhadap LFG adalah normal dan gravitasi spesifik air kencing tetap konstan seluruhnya. Nitrogen urea darah normal.
g. Pengaruh Puasa terhadap Magnesium (Mg)
Selama berpuasa Mg darah meningkat. Beberapa reaksi ion magnesium dapat menimbulkan pengaruh kardioprotektif sehingga kini magnesium sering digunakan dalam pengobatan jantung.
2. Pengaruh Puasa terhadap fungsi Fisiologi tubuh
Tubuh manusia memiliki mekanisme alamiah yang digunakan untuk mangatasi kondisi-kondisi yang tak diinginkan, agar tetap dalam kondisi normal. Mekanisme alamiah ini disebut sebagai Hemeostatis. Dalam keadaan puasa selama 14 jam tubuh tidak mendapatkan supplai makanan, akan tetapi tubuh tetap bertahan. Ini disebabkan tubuh masih memiliki cadangan energi dalam bentuk lemak yang berasal dari karbohidrat yang disimpan dalam bentuk glikogen. Cadangan energi ini mampu bertahan sampai 25 jam. Dengan demikian, mereka yang berpuasa jangan khawatir menjadi sakit karena memiliki mekanisme alamiah untuk mempertahankan dirinya.
Dibawah ini kita akan mengetahui pengaruh mekanisme puasa terhadap fungsi fisiologi tubuh adalah :
a. Pengaruh Puasa terhadap Otak
Pengaruh puasa terhadap daya ingat sangat besar. Ini diakibatkan oleh karena puasa mengakibatkan tidur semakin nyenyak, dan pada saat tidur nyenyak tersebut terjadi sintesis protein yang digunakan untuk memulihkan fungsi otak.
b. Pengaruh Puasa terhadap Jantung
Dengan puasa jantung semakin sehat, oleh karena otot-otot jantung diberikan isitrahat yang cukup untuk mengadakan recovery. Selain itu juga ada ion Mg yang berfungsi sebagai kardioprotektor.
Kadar plasma Mg rendah selama satu atau dua hari setelah Myocardial infarction dan peluang pasien untuk sembuh dari serangan jantung meningkat bila Mg segera diberikan setelah serangan jantung. Puasa mengecilkan tingkat kematian dalam Myocardial infarction, kemungkinan dengan mengurangi resiko Arrhytmia serius, terutama ventricular vibrillation yang disebabkan oleh kenaikan konsentrasi lokal katekolamin. Kekurangan Mg meningkat ketegangan nadi jantung.
c. Pengaruh Puasa terhadap Sistem Pencernaan
Diluar bulan Ramadhan alat pencernaan kita bekerja extra keras selama hampir 11 bulan dari 12 bulan dalam satu tahun. Oleh karena itu sepantasnyalah alat pencernaan ini diberi istirahat, paling sedikit satu bulan dalam satu tahun.
Makanan yang masuk kedalam tubuh memerlukan proses pencernaan kurang lebih delapan jam, yaitu empat jam diproses didalam lambung dan empat jam didalam usus kecil. Jika makan sahur dilakukan pada pukul empat pagi, berarti pukul 12 siang alat pencernaan selesai bekerja. Dari pukul 12 siang sampai berbuka kurang lebih selama 6 jam, alat pencernaan mengalami istirahat total. Hal ini terjadi selama satu bulan. Masa ini cukup untuk membersihkan makanan yang tertimbun dalam usus besar dan memberikan kepada usus besar untuk beristirahat dari proses pencernaan. Oleh karena itu dalam bulan puasa usus besar bersih dari makanan yang bertumpuk, suatu hal yang menjadikan makanan tidak masam karena tidak dicerna dan membebaskan seseorang dari gas dan bau yang tidak sedap dan rusaknya alat pencernaan.
Selama proses pencernaan didalam lambung, makanan berubah wujud menjadi seperti bubur dengan tingkat keasaman tertentu. Selanjutnya didalam usus kecil diproses, disaring dan diserap sampai tingkat molekular yang amat lembut, yang disebut sari-sari makanan. Setelah proses ini, sari-sari makanan yang mengandung gizi berproses menjadi darah, yang kemudian disupplai keseluruh tubuh.
Mekanisme kerja lambung pada saat puasa
- SAHUR (Kurang lebih pukul 04.00 pagi)
- Selama empat jam setelah sahur -- Makanan disiapkan dengan keasaman tertentu dilambung, untuk selanjutnya dikirim ke usus kecil
- Empat jam berikutnya -- Makanan diubah dari wujud bubur menjadi sari-sari makanan di usus kecil, selanjutnya disupplai keseluruh tubuh melalui pembuluh darah (Kurang lebih pukul 12.00 siang)
- Enam jam berikutnya -- Alat-alat pencernaan (lambung dan usus kecil) mengalami istirahat selama kurang lebih enam jam (pukul 12.00-18.00)
- BERBUKA PUASA (Kurang lebih pukul 18.00 sore)
d. Pengaruh Puasa terhadap Ginjal
Laju filtrasi Glomerular normal, dan gravitasi spesifik air kencing tetap konstan seluruhnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi perubahan apapun pada fungsi kedua ginjal selama shaum dan justru selama ginjal menguraikan timbunan zat sisa yang membahayakan tubuh seperti elektrolit ataupun purin yang dapat menimbulkan penyakit Gout.
e. Pengaruh Puasa terhadap Hepar (Hati)
Dalam kondisi sedang berpuasa, liver melepaskan cadangan glukose dan aktif membentuk glukose baru dari sisa pembakaran glukose sebagai limbah metabolisme.
Aktivitas pelepasan cadangan dan pembentukan glukose baru yang disentralisasi di liver merupakan hasil proses tubuh yang sangat komplek dalam rangka mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh. Proses ini melibatkan hampir seluruh subsistem dan organ tubuh, termasuk didalamnya sistem hormon dan susunan syaraf pusat. Pengendalian fungsi hati dalam metabolisme sangat bergantung pada hormon pankreas, insulin dan glukagon. Hormon insulin bekerja menghambat pembentukan glukose, sedangkan glukagon justru memacu pembentukan serta pelepasan glukose. Sementara itu pelepasan hormon pankreas dipengaruhi oleh kadar glukose plasma (gula darah). Apabila glukose darah turun maka pelepasan insulin dihambat, sedangkan pelepasan glukagon dipacu, sehingga hati akan meningkatkan glukoneogenesis (pembentukan glukose baru) dan melepaskan glukosenya ke darah.
f. Pengaruh Puasa terhadap Kulit
Setiap saat tubuh mengalami metabolisme energi, yaitu peristiwa perubahan dari energi yang terkandung dalam zat gizi menjadi energi potensial dalam tubuh. Sisanya akan disimpan didalam tubuh, sel ginjal, sel kulit, serta dalam bentuk lemak dan glikogen. Cadangan gizi inilah yang sewaktu-waktu akan dibakar menjadi energi jika tubuh tidak mendapat supplai pangan dari luar. Ketika berpuasa, cadangan energi yang tersimpan dalam organ-organ tubuh serta sel-sel penyimpannya. Peristiwa ini lazim disebut Peremajaan Sel. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan bila orang yang sering berpuasa, kulitnya akan menjadi lebih segar dan lembut.
g. Pengaruh Puasa terhadap Hormon
Pada saat-saat tertentu, misalnya disaat sedih, gembira, cemas, bersikap sosial dan yang lainnya. Kelenjar endoktrin menghasilkan zat-zat kimia yang mengeluarkan hormon. Jika tugasnya sudah selesai, pengeluaran hormon dihentikan untuk sementara, sambil menunggu tugas yang sama. Idealnya, hormon-hormon tersebut berfungsi secara seimbang didalam tubuh. Kelebihan atau kekurangan hormon tertentu berakibat buruk bagi kesehatan. Misalnya, kekurangan hormon insulin akan mengakibatkan terkena penyakit. Diabetes Melitus, sedang bila kelebihan akan mengakibatkan hiperglikemia. Demikian dengan hormon-hormon lainnya, kekurangan atau kelebihan produksinya akan menghasilkan efek yang kurang baik bagi tubuh dan kesehatan.
h. Meningkatkan Fungsi Organ Tubuh
Berpuasa berarti memberikan kesempatan interval selama kurang lebih empat belas jam bagi kerja organ-organ tubuh, seperti : lambung, ginjal, liver. Selama itu tubuh tidak menerima makanan ataupun minuman, sehingga menimbulkan efek berupa rangsangan terhadap seluruh sel, jaringan tubuh dan organ tubuh. Efek rangsangan ini akan menghasilkan, memulihkan dan meningkatkan fungsi-fungsi organ sesuai dengan fungsi fisiologisnya, misalnya panca indra menjadi tajam.
3. Pengaruh Puasa terhadap Therapi Penyakit
Berdasarkan penelitian para pakar kesehatan, disamping puasa berdampak menyehatkan fisik juga memiliki efek terhadap penyembuhan penyakit. Penelitian tersebut dilakukan diberbagai tempat seperti Jepang, Korea, Perancis, China, Taiwan dan Amerika Serikat.
Penyakit-penyakit yang biasanya dapat disembuhkan oleh puasa adalah penyakit yang diakibatkan oleh karena terlalu banyak mengkonsumsi salah satu Zat Gizi; baik itu karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral.
Pada hal didalam Islam telah diatur tata cara makan yang sehat yang sesuai dengan firman Allah dalam Al Qur'an surah Al A'rof ayat 31 yang artinya sebagai berikut : "… Makan dan minumlah tetapi jangan melampaui batas. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya". (QS 7:31)
Nabi Muhammad SAW telah bersabda, yang artinya : "Kami makan hanya bila merasa lapar, dan kalau makan tidak sampai kenyang".
Sabda Rasulullah yang lain "Perut adalah rumah penyakit dan pencegahan adalah pangkal obat. Dan asal semua penyakit adalah mengisi perut dengan berlebih-lebihan".
Sabda Rasulullah yang lain lagi "Tidaklah suatu tempat yang dipenuhi oleh bani Adam lebih jelek dari perutnya, padahal yang dibutuhkan oleh bani Adam sebatas penyangga tulang rusuk, kalau toh harus memenuhinya, maka sepertiga untuk makannya sepertiga untuk minumnya dan sepertiga lagi untuk pernafasannya".
Penyakit-penyakit yang dapat disembuhkan oleh puasa tersebut adalah :
a. Diabetes Mellitus (Penyakit Kencing Manis)
Bila kita dalam mengkonsumsi karbohidrat berlebihan dalam waktu yang lama akan mengakibatkan terjadinya penumpukan gula darah (glukose) dalam darah dan ini akan mengakibatkan timbulnya penyakit kencing manis.
Hal tersebut terjadi karena terlalu banyak makan mengakibatkan kelenjar ludah perut lelah, sehingga pankreas tidak cukup lagi menghasilkan insulin yang berfungsi mengolah gula. Gula yang tidak dapat diolah tersebut tetap beredar didarah, kemudian dikeluarkan melalui air kencing sehingga rasanya manis dan akibatnya kencing tersebut dikerubungi oleh semut.
Selain itu kelebihan gula didalam darah juga dapat menimbulkan Obesitas (kegemukan).
Pencegahan penyakit Kencing Manis dan Obesitas tesebut melalui Puasa, baik itu puasa sunah ataupun puasa Ramadhan. Selain itu juga melakukan olah raga yang teratur.
b. Hyperkolesterolaemia
Bila kita makan terlalu banyak, terutama lemak akan mengakibatkan kelebihan lemak yang akan disimpan didalam jaringan. Sampai suatu saat jaringan lemak tidak dapat lagi menampung, sehingga lemak tersebut beredar didalam darah, maka terjadilah Hyperkolesterolaemia. Kelebihan lemak didalam darah tersebut akan tertimbun di pembuluh darah dan akan mengakibatkan Arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dan ini akan sangat membahayakan bagi organ-organ yang mendapatkan aliran darah dari pembuluh darah yang telah menyempit tersebut. Sehingga organ tersebut akan kekurangan darah dan dapat menimbulkan kematian bila yang terkena tersebut adalah organ vital seperti jantung.
Penimbunan lemak tersebut juga bisa terjadi ditempat lain seperti pada Hati, Otak, Benjolan-benjolan dibawah kulit seperti Atherum Cyste, Lipoma (jaringan lemak yang jinak), dll.
Dengan puasa maka kelebihan-kelebihan lemak tersebut akan dibakar sebagai cadangan energi sehingga lemak tersebut akan berkurang sampai hilang sama sekali.
c. Gout
Penyakit ini diakibatkan oleh karena tubuh kebanyakan protein. Protein tersebut yang diurai dan tidak dipakai sehingga menumpuk di sendi-sendi di seluruh tubuh manusia. Akibatnya sendi-sendi tersebut bengkakdan menimbulkan rasa nyeri. Dengan puasa penumpukan protein tersebut akan hilang bila belum terlalu parah.
d. Hipertensi (Darah Tinggi)
Salah satu penyebab penyakit ini adalah kelebihan garam (Natrium) didalam darah. Therapinya dengan diet (puasa) rendah garam.
f. Obesitas
Ini diakibatkan tubuh kelebihan terhadap zat gizi baik itu karbohidrat ataupun lemak. Untuk menghilangkan kegemukan tersebut, di luar negeri melakukan Starvation Diet (diet lapar), Dan didalam Islam dengan melakukan puasa.
g. Ulkus Peptikum
Penyakit ini adalah kerusakan mukosa lambung yang timbul atas pengaruh asam dan pepsin. Penyakit ini mengakibatkan produksi asam lambung yang berlebihan sehingga mengakibatkan kerusakan dinding lambung, oleh karena asam lambung tersebut bersifat korosif terhadap dinding lambung.
Pada saat puasa, getah lambung hanya akam memproduksi asam lambung dalam jumlah sedikit. Hal ini oleh karena ada pengaruh dari Niat, yaitu kesengajaan untuk menunda jam lapar.
Indikasi-indikasi kesempurnaan Puasa yang dapat memberikan dampak terhadap kesehatan :
a. Menyegerakan Berbuka Puasa
Dianjurkan orang yang berpuasa segera berbuka sebagaimana telah dianjurkan oleh Rasulullah SAW baik melalui qoul (perkataan)-nya mapun melalui fi'il (perbuatan)-nya. Dalam Hadist riwayat Bukhari dan Muslim yang artinya :
"Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka".
"Agama Islam senantiasa jaya selama umat Islam menyegerakan berbuka. Sebab orang-orang Yahudi dan Nasrani (biasa) mengakhirkannya" (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, Ibnu Huzaemah dan Hakim).
"Bahwa Nabi SAW biasa berbuka dengan beberapa ruthab (kurma yang baru masak) sebelum mengerjakan shalat, Jika tidak ada, dengan beberapa tamer (kurma kering). Jika tidak ada (juga), beliau minum air dengan beberapa teguk" (HR. Abu Daud, Tirmidzi, Imam Ahmad).
Bagi negara-negara yang tidak dapat ruthab dan tamer dapat memakan makanan-makanan atau buah-buahan yang manis. Apa sebab Rasulullah menganjurkan makan makanan yang manis? Ini disebabkan karena kurma atau makanan yang manis mengandung Karbohidrat sederhana, yang langsung masuk dalam aliran darah sehingga kadar gula darah langsung melejit dan dapat digunakan untuk energi. Selain kurma, karbohidrat sederhana juga pada makanan yang manis seperti : es krim, jelly, selai, sirup, minuma ringan dan permen.
Selain karbohidrat sederhana ada juga Karbohidrat kompleks yaitu jenis karbohidrat yang memiliki ikatan kimiawi yang lebih dari satu rantai glukosa, sedang yang sederhana tadi mengandung satu rantai glukosa. Contoh karbohidrat kompleks adalah roti, nasi dan kentang, harus diuraikan dulu menjadi rantai tunggal dulu sebelum diserap dalam aliran darah dulu.
b. Mengakhirkan Sahur
Diantara amalan yang disunahkan oleh Nabi SAW bagi orang yang berpuasa adalah sahur yang diakhirkan. Hal ini dimaksudkan agar orang yang berpuasa mampu menjalankan puasa dan menahan lapar dan haus terutama waktu siangnya lebih lama daripada malamnya. Kita lihat sabda Rasulullah dibawah ini :
"Hendaklah kamu bersahur karena sesungguhnya didalam bersahur itu ada barokah" (HR. Bukhari dan Muslim)
"Perbedaan puasa kami dengan ahli kitab ialah makan sahur" (HR. Muslim, Abu Daud, Nasa'i, Tirmidzi).
"Sahur-sahur semuanya adalah (mengandung) barokah. Karena itu janganlah kamu tinggalkan maupun seorang diantara kamu minum seteguk air. Karena sesungguhnya Allah azza wa Jalla dan pada Malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang bersahur" (HR. Imam Ahmad).
Hadist tersebut diatas semua menunjukkan bahwa kita semua disunahkan untuk mengakhirkan sahur. Ini mengandung hikmah yang dalam untuk mengoptimalkan puasa kita.
Bila kita mengakhirkan sahur (04.00) itu artinya bahwa waktu untuk timbulnya rasa lapar tersebut akan lebih lama. Proses pencernaan tersebut memerlukan waktu kurang lebih 8 jam (mulai dari mulut sampai usus kecil) dan itu berarti bahwa siang baru terasa lapar. Lapar yang dimaksud disini adalah disebabkan karena makanan-makanan meninggalkan lambung dan usus kecil dan ini dampaknya tidak apa-apa, bisa diatasi dengan sedikit menekan perut, maka akan hilang rasa lapar tersebut. Dan bukan karena lapar oleh karena kekurangan gula darah. Bila kekurangan gula darah bisa mengakibatkan lemas bahkan sampai pingsan.
Sumber asli: dr. H. Naharus Surur (www.pkpu.or.id)
Sumber kedua: Dinas Kesehatan Kab Bandung
Baca Selengkapnya...
Label: Kesehatan
Fakta dan Mitos Seputar Kesehatan Mata
Banyak mitos yang berkembang seputar kesehatan mata. Bagaimana kebenarannya? Inilah penjelasan Dr Ricky Roroh, SpM dari Klinik Mata Nusantara.
Mitos: Konsumsi wortel setiap hari akan membuat mata sehat, pandangan jernih, dan mencegah rabun jauh.
Fakta: Wortel mengandung karoten yang bermanfaat untuk kesehatan mata. Tapi sumber karoten tidak hanya wortel. Buah lain seperti pepaya dan mangga juga mengandung karoten yang tinggi, bahkan buah merah dari Papua yang sedang tren saat ini telah diteliti mengandung karoten yang jauh lebih tinggi dari buah-buah lainnya. Jadi, meski wortel bermanfaat untuk kesehatan mata, tidak perlu mengonsumsinya setiap hari. Sumber karoten bisa diselang-seling dengan buah-buah lainnya dalam jumlah secukupnya.
Orang pun menganggap sayuran yang mengandung vitamin A ini berperan besar dalam fungsi penglihatan manusia. Tapi sebenarnya vitamin A yang ada dalam wortel lebih banyak berperan pada metabolisme sel-sel saraf yang ada di retina. Jadi, banyak makan wortel pun tak dapat mencegah bertambahnya/mengurangi jumlah minus/plus/ silinder lensa kacamata anak. Maksudnya, kalau pangkal kesalahan terjadi pada sistem optik tentu vitamin A tidak bisa memperbaiki keadaan tersebut. Sama dengan kamera yang lensanya sudah tidak fokus. Film dengan merek apa pun yang dipakai tetap akan menghasilkan gambar buram.
Mitos: Membaca sambil tiduran menyebabkan rabun jauh.
Fakta: Mitos ini tidak benar. Seseorang yang sudah punya kecenderungan rabun jauh, misalnya dalam keluarga hampir semua menderita rabun jauh, meski tidak pernah membaca sambil tiduran, tetap saja berpotensi terkena rabun jauh. Yang menjadi masalah dalam aktivitas ini adalah apabila jarak baca terlalu dekat. Seperti diketahui membaca sambil tidur biasanya membuat jarak buku dengan mata makin lama makin dekat sehingga mata dipaksa untuk terus fokus dalam jarak yang tidak ideal. Tidak hanya sambil tiduran, membaca sambil duduk atau berdiri sekalipun kalau jaraknya kurang dari 12 inci (sekitar 30 cm) membuat mata cepat lelah sehingga dalam jangka panjang bisa menyebabkan gangguan rabun jauh.
Mitos: Membaca dengan cahaya remang-remang menyebabkan rabun jauh.
Fakta: Membaca dalam ruang yang penerangannya kurang membuat mata cepat lelah. Seperti laiknya melihat dalam gelap, mata harus berakomodasi maksimal supaya obyek dapat terlihat. Saat membaca sebaiknya penerangan dalam ruangan tersebut cukup, lebih baik lagi kalau cahaya datang dari arah belakang anak. Tak hanya remang-remang, cahaya yang berlebihan pun sama tak layaknya untuk kesehatan mata.
Mitos: Melihat laut/pemandangan hijau dapat menyembuhkan rabun jauh.
Fakta: Seperti otot-otot lainnya, otot mata pun butuh relaksasi. Sebagai gambaran, seseorang yang duduk terlalu lama pinggangnya akan terasa pegal-pegal. Demikian halnya dengan mata. Kalau mata digunakan untuk melihat satu fokus yang sama dalam waktu lama, misalnya membaca buku yang tebal, akan terasa sangat lelah. Untuk itu disarankan melihat titik terjauh sebagai relaksasi otot mata. Tidak harus melihat laut/pemandangan hijau, yang penting melihat titik terjauh. Dan yang harus diingat, kegiatan ini bukan untuk menyembuhkan rabun jauh melainkan sekadar sebagai relaksasi otot mata.
Mitos: Kacamata harus dipakai terus-menerus supaya minus mata tidak bertambah.
Fakta: Mitos ini sama sekali tidak benar. Seorang dengan gangguan rabun jauh akan kesulitan melihat tanpa kacamata. Itulah sebabnya kacamata harus dipakai. Tapi tentu saja tidak di setiap kesempatan kacamata harus dipakai terus. Bertambahnya minus disebabkan jarak retina ke lensa makin panjang seiring bertambahnya usia dan bukan karena dipakai/tidaknya kacamata.
Ada juga anggapan kacamata jangan terus-terusan dipakai karena malah akan menambah minus. Ini juga tak masuk logika. Sama dengan anggapan kalau kacamata harus selalu dipakai agar kelainan refraksi tak tambah parah. Perkembangan ukuran bola mata sama seperti perkembangan tubuh manusia. Ukuran bola mata bayi akan lebih kecil ketimbang ukuran bola mata orang dewasa. Hal ini berarti dari masa bayi hingga masa dewasa sebetulnya terjadi perkembangan pada ukuran/dimensi bola mata. Pada 2 tahun pertama yang sangat berkembang adalah sistem optik di bagian depan mata (segmen depan), yaitu sebesar 60 %. Setelah usia 2 tahun segmen depan masih berkembang tapi sudah tidak begitu pesat.
Segmen belakang akan tumbuh pesat saat usia anak berkisar 4 sampai 15 tahun yang kemudian menjadi lambat perkembangannya dan berhenti di sekitar usia 18 tahun. Artinya, bagian belakang bola mata di mana retina berada makin lama makin panjang sesuai dengan pertambahan usia. Jadi kalau pada usia 6 tahun mata anak sudah mencapai minus dua, itu karena jarak retina ke lensa makin panjang sehingga minusnya pun akan bertambah besar. Dengan kata lain, penambahan minus pada usia pertumbuhan bisa dikatakan alamiah.
Penulis: Marfuah Panji Astuti
Sumber: KOMPAS
Baca Selengkapnya...
Label: Kesehatan

