Jakarta - Depkes. Hingga kini penyakit campak dan polio masih menjadi ancaman kecacatan dan kematian bagi anak-anak Indonesia. Campak misalnya, masih menjadi penyebab utama kematian anak di bawah umur 1 tahun, Balita umur 1 – 4 tahun di Indonesia. Selain itu, campak berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) dengan angka kematian yang tinggi. Diperkirakan lebih dari 30.000 anak per tahun meninggal karena komplikasi campak. Sementara itu, sesuai kajian surveilans AFP (Acute Placcid Paralysis) menunjukkan adanya peningkatan jumlah anak yang tidak mendapat imunisasi polio sehingga dikawatirkan dapat menimbulkan kembali KLB polio di masa mendatang.
Baca Selengkapnya...
My Blog List
Followers
KOMPAS.com
detiknews - detiknews
ANTARA - Berita Terkini
Kampanye Imunisasi Campak di Aceh, Sumatera Utara dan Maluku Utara
Label: Kesehatan
Dinkes Semprotkan Disinfektan di Gedung Yang Ada Mayat
Padang (ANTARA News) - Dinas Kesehatan (Dinkes) mulai melakukan pencegahan penyakit dengan melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa lokasi reruntuhan gedung yang ada di Kota Padang akibat gempa berkekuatan 7,6 Skala Richiter. Direktorat Jendral Pemberantasan Penyakit Pengobatan Lingkungan (Dirjen PP dan PL) Wilayah Dumai, Riau, Firman, di Padang, Minggu, mengatakan untuk antisipasi penyakit yang ditimbulkan Dinas Kesehatan melakukan penyemprotan di reruntuhan gedung yang diduga masih ada mayat.
Baca Selengkapnya...
Label: Disaster
Gempa Sumbar Hasilkan Ratusan Penderita Cacat Baru
Bekasi (ANTARA News) - Dampak gempa bumi berkekuatan 7,6 SR yang menimpa wilayah Sumatera Barat pada Rabu (30/9), akan memunculkan persoalan baru dengan bertambahnya ratusan penderita cacat baik kategori berat, sedang, maupun ringan. Ketua umum Persatuan Penyandang Cacat Seluruh Indonesia (PPCI), Siswadi, di Bekasi Minggu mengatakan, dari laporan menyebutkan terdapatnya 700 orang penderita luka berat, sebagian besar berpotensi menderita kecacatan akibat tertimpa reruntuhan dan benda-benda saat terjadi gempa.
Baca Selengkapnya...
Label: Disaster
Korban Akibat Gempa Sumbar Mencapai 4.966 Orang, Sarana Kesehatan Rusak
Jakarta - Depkes. Sampai Minggu (4/10) pukul 08.00 WIB berdasarkan informasi yang dikumpulkan PPK Depkes, jumlah korban akibat gempa bumi di Sumatera Barat mencapai 4.966 orang terdiri dari : 551 orang meninggal dunia ( 246 orang di Kota Padang, 49 di Kota Pariaman, 7 orang di Kota Bukittinggi, 4 orang di Kota Solok, 211 orang di Kab. Padang Pariaman, 7 orang di Kab. Pesisir Selatan, 3 orang di Kab. Pasaman Barat, dan 24 di Kab. Agam).
Baca Selengkapnya...
Label: Disaster
Depkes Catat Korban Gempa Sumbar 4.237 Orang
Baca Selengkapnya...
Label: Disaster
Hingga 2 Oktober 2009 Pukul 07.00, Korban Gempa Akibat Gempa Mencapai 2.952 Orang
Jakarta - Depkes. Hingga hari Jumat (2/10) pukul 07.00 berdasarkan informasi yang dikumpulkan PPK Depkes, jumlah korban akibat gempa bumi mencapai 2.952 orang, terdiri 390 orang meninggal dunia, 460 orang luka berat (102 orang di Kota Pariaman, 312 orang di Kota Padang, 34 orang di Kab. Agam, 3 orang di Kota Bukit Tingg, 8 orang di Kab. Pesisir Selatan dan 1 orang di Kab. Solok) serta 2.102 orang luka ringan (1.590 orang di Kota Padang, 500 orang di Kab. Padang Pariaman, 8 orang di Kota Padang Panjang (RS Ibnu Sina), dan 4 orang di kota Solok).
Baca Selengkapnya...
Label: Disaster
RUU Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Disahkan Menjadi Undang Undang
Jakarta - Depkes. Semua Fraksi DPR-RI akhirnya menyetujui Rancangan Undang Undang (RUU) Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga disahkan menjadi Undang Undang. Keputusan ini diambil dalam Rapat Paripurna ke-11 DPR-RI yang dipimpin Ketua DPR RI H.R. Agung Laksono di Gedung DPR-RI Senayan, Jakarta tanggal 29 September 2009.
Baca Selengkapnya...
Label: Kebijakan
Sebanyak 715 Orang Menjadi Korban Gempa Bumi di Sumbar
Jakarta - Depkes. Sedikitnya 715 orang menjadi korban akibat gempa bumi dengan kekuatan 7,6 SR terjadi di Provinsi Sumatera Barat. Rincian korban meliputi 247 orang meninggal dunia, 460 orang luka berat (102 orang di Kota Pariaman, 312 orang di Kota Padang, 34 orang di Kab. Agam, 3 orang di Kota Bukit Tinggi, 8 orang di Kab. Pesisir Selatan dan 1 orang di Kab. Solok) serta 8 orang luka ringan di Kota Padang Panjang. Demikian perkembangan terakhir akibat gempa yang mengguncang Sumatera Barat yang diperoleh dari Pusat Penanggulangan Krisis (PPK) Depkes sampai dengan tanggal 1 Oktober 2009 pukul 18.00 WIB.
Baca Selengkapnya...
Label: Disaster
Padang Diguncang Gempa
Jakarta - Depkes. Gempa berkekutan 7,6 pada Skala Richter kembali menggucang Sumatera Barat tanggal 30 September 2009 pukul 17.16 pada kedalaman 71 Km yang berlokasi di 0,84 LS – 99,65 BT (57 Km Barat Daya Pariaman – Sumbar). Gempa bumi tersebut mengakibatkan Kota Padang dan Pariaman mengalami kerusakan paling parah. Beberapa unit rumah, rumah sakit, rumah ibadah, gedung sekolah dan gedung pemerintah rusak.
Baca Selengkapnya...
Label: Disaster


