Pemudik Harus Jaga Kesehatan

08 September 2009

Lebaran masih sekitar dua minggu lagi, namun berita-berita mengenai mudik sudah mulai menghiasi halaman media massa. Bahkan beberapa jasa angkutan publik seperti kereta api, pesawat, bus berbagai jurusan keluar kota Jakarta sudah mulai kebanjiran pemesan. Teman sekantor saya yang kebetulan pulang ke Pati Jawa Tengah sudah minggu pertama membeli tiket bus. Katanya kalau tidak beli di awal puasa, akan kesulitan mendapat bus yang agak bagus dan nyaman. Ada juga yang lebih memilih berkendara sendiri seperti mobil maupun sepeda motor. Dari laporan Polda Metro Jaya, seperti dikutip dalam detik.com, pemudik dengan bersepeda motor diperkirakan naik hingga mencapai 3,9 juta motor. Seberapa pun jumlah pemudik, kesehatan perlu selalu dijaga, karena kelelahan akan berakibat fatal, terlebih perjalanan dengan jarak tempuh yang cukup jauh.

Untuk menjaga kesehatan saat mudik, ada beberapa tips sehat di jalan agar dapat menciptakan rasa aman dan nyaman. Berikut ini beberapa Tips melakukan perjalanan sehat saat mudik.

A. PERSIAPAN

  • Usahakan tidur nyenyak minimal 6 jam sebelum berangkat.
  • Jangan melakukan perjalanan dalam keadaan lapar, sebisa mungkin makan dulu sebelum berangkat.
  • Jangan memakai baju yang ketat, pakailah baju yang agak longgar.
  • Sehari sebelum mudik, usahakan mengkonsumsi makanan bergizi, perbanyak unsur Karbohidrat dan Protein yang merupakan sumber tenaga.
  • Siapkan bekal makanan yang tahan lama, minuman manis yang selalu hangat.
  • Tanggulangi terlebih dahulu penyakit ringan, bawalah obat-obatan seperlunya.

B. PERJALANAN

  • Usahakan jangan merokok, karena dapat menyebabkan kekurangan Oksigen.
  • Hindari Alkohol untuk mencegah dehidrasi.
  • Perbanyak minum air putih.
  • Gerakkan otot betis dan kaki secara teratur, kencangkan dan kendurkan, otot-otot pantat dan perut untuk mendorong darah kembali ke jantung.
  • Angkatlah kedua tumit, bola kaki tetap berada di lantai, kemudian kembali ke posisi semula.
  • Kedua tumit tetap tinggal di lantai, angkat kedua bola kaki, kembalikan ke posisi awal.
  • Luruskan kaki sejauh ruangan yang ada dan memungkinkan.
  • Kencangkan otot-otot paha bagian depan, tahan selama 2-3 detik, lalu kembali ke posisi awal.
  • Tekankan kedua otot betis Anda ke tempat duduk bagian depan, kencangkan otot-otot di bagian belakang dari paha, tahan 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal.
  • Usahakan pinggang Anda ditekankan dengan kuat pada tempat duduk, tariklah otot-otot perut ke dalam, tahan selama 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal.
  • Tekankan otot-otot pantat sekuat yang Anda mampu pada tempat duduk selama 2-3 detik, kemudian kembali ke posisi awal.
  • Geser berat badan dari kanan ke kiri dari pantat Anda, ayunkan ke belakang dan ke depan selama 5-10 detik.
  • Gerakkan pinggang ke depan sehingga terjadi lengkungan pada pinggang.
  • Tekankan pinggang ke tempat duduk dan pinggul didorong ke depan.


C. PENGEMUDI

  • Jangan paksakan menyetir saat mata terasa lelah.
  • Bila merasa capai, cari tempat untuk memarkir kendaraan dan istirahatlah.
  • Usahakan tidur minimal 15 menit.
  • Iringi selama perjalanan dengan musik.
  • Banyak minum air putih dan usahakan jangan merokok.


D. MUDIK BERSAMA BAYI

  • Sebelum berangkat, periksakan konsisi bayi Anda ke dokter.
  • Pastikan kondisi bayi Anda siap untuk melakukan perjalanan jauh.
  • Mintalah saran dokter, obat apa yang harus dipersiapkan bagi bayi Anda.
  • Selama perjalanan, sebaiknya bayi jangan dipangku terus.
  • Jaga badannya agar tetap kering.


Mudik sehat, Lebaran sehat, kita bisa bergembira berkumpul bersama keluarga menyambut hari yang penuh pengampunan.

Sumber: Promosi Sehat

7 komentar:

Unknown said...

mudik itu selalu indah, dapat silaturrahim sama keluarga, berkunjung ke kampung halaman. jadi, jangan heran jika pemudik tidak jera.

Unknown said...

kapan pak mudik? jangan lupa ya, kalau dari kampung bawa oleh2 yang banyak.. hehehe..

Unknown said...

mudik memang selalu menyenangkan.. btw, blognya pak huda tambah bagus aja nih.. sukses ya..

kang jasmin, apa kabar.. makasih atas kunjungannya.. bikin blog dong biar tambah rame.. mudik itu memang selalu indah, makanya jaga kesehatan agar keindahan itu tidak tercoreng..

untuk fatim.. belum tahu nih kapan mudiknya. soalnya THRnya belum jelas.. belum jelas dari yang lainnya maksudnya.. hehehe..

untuk mariana.. makasih atas kunjungannya.. mana blog kamu? sudah ditraining kok belum bikin juga..

Semuanya uda pada bikin blog yaa..sori aku pakek alamat email aja ya..
Mudik emang menyenangkan. Tapi gak menyenangkan juga buat yang tidak bisa mudik layal diriku ini, karena aku tidak punya duit akukan dari golongan RASKIN_RAsanya miSKIN gitu....

anis-tigor.. kalau miskin hanya rasanya itu menyakitkan padahal kamu kaya kan? berarti kamu gak bisa menikmati kekayaanmu, sehingga rasanya miskin melulu.. hehehe..

Anonymous said...

betul sekali om huda.
itu lebih baik miskin tapi rasa kaya.
kaya rasa miskin itu gak syukur namanya..
akan lebih baik lagi kalau kaya sekaligus rasa kaya. itu namanya bersyukur sehingga bisa sedekah sekaligus. tul gak?

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungannya...
Untuk berkomentar, ketik di sini, nanti akan kami moderasi komentar Anda.

 
 
 
 
Copyright © MF Nurhuda Y