Permasalahan Kesehatan Akibat Tanah Longsor di Kab. Bogor, Jawa Barat.

15 September 2009

Jakarta (Depkes) - Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor pada tanggal 11 September 2009 telah terjadi tanah longsor di Kampung adat Urug, Desa Kiarapandak Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Mengakibatkan 6 (enam) rumah hancur dan 2 (dua) rumah rusak berat.

Akibat kejadian tersebut mengakibatkan korban luka ringan 2 (orang), tidak terjadi pengungsian dan tidak ada kerusakan fasilitas kesehatan.

Upaya yang dilakukan antara lain : evakuasi korban, memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Sukajaya dan Pemantauan di lokasi bencana.

Saat ini permasalahan masih dapat diatasi oleh jajaran kesehatan setempat. Pemantauan tetap dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Pusat Penanggulangan Krisis Depkes.

Sumber: Depkes

6 komentar:

Unknown said...

inna lillahi wa inna ilaihi rajiun.
semoga musibah ini tidak terulang lagi.

latihan said...

Kita harus galakkan penghijauan agar musibah ini tak terulang kembali di masa-masa mendatang. Kegersangan di negeri ini sudah parah akibat ulah tangan manusia yang serakah. Inilah akibatnya, kekuasaan (adzab) Tuhan selalu beriringan dengan keserakahan manusia.

Unknown said...

Setuju sekali dengan manis ayu. Jika kita galakkan penghijauan mungkin longsor tidak akan terjadi. Kalau pun terjadi tidak separah ini.

Unknown said...

Benarkah adzab Tuhan seiring dengan keserakahan manusia? Bukankah itu akan tampak nanti di akhirat?

Anonymous said...

Wah.. Mariana ini pertanyaannya mengarah ke masalah agama. Kayaknya kita harus mengundang pemuka agama nih untuk menjelaskan masalah ini. Tapi mungkin jika saya berpendapat, adzab Tuhan bisa juga muncul di dunia. Seperti pengalaman di masa kenabian dulu, yang mana telah dijatuhkan Allah swt kepada umat terdahulu, seperti kaumnya Nabi Nuh, kaum Tsamud, dan lain sebagainya. Kaum-kaum tersebut telah dimusnahkan Allah swt akibat pengingkaran mereka terhadap tanda-tanda kebesaran Allah swt. Sebab, jika tanda-tanda kebesaran Allah swt telah ditunjukkan kepada suatu kaum, namun kaum tersebut tetap saja ingkar dan mendustakan Allah dan RasulNya, maka Allah swt pasti akan memusnahkan kaum tersebut.

Analogi tersebut sepertinya bisa digunakan untuk kasus keserakahan manusia, yang mana ia tidak bisa memelihara kebesaran Allah dengan merawat alam tetapi justru menghancurkannya. Maka adzab berupa bencana alam akan menimpanya. Wah.. kayak khutbah saja ya.. Tapi itu pendapat saya. Mungkin yang lain juga bisa berpendapat lain.

yunita nining said...

perlunya perbaikan infrastruktur pasca gempa yg bertujuan perbaikan ruang tinggal para korban gempa bumi.

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungannya...
Untuk berkomentar, ketik di sini, nanti akan kami moderasi komentar Anda.

 
 
 
 
Copyright © MF Nurhuda Y