Jangan Benturkan Penggunaan Kondom dengan Agama

26 November 2009


JAKARTA, KOMPAS.com — Penggunaan kondom sampai saat ini selalu dibenturkan dengan masalah agama. Namun, penggunaan kondom sendiri adalah salah satu solusi untuk meminimalisasi penularan virus HIV. "Lebih baik haram atau zina tapi pakai kondom daripada zina atau haram tapi tidak pakai kondom," kata Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih seusai Seminar Advokasi "Akses Universal dan Hak Asasi Manusia" di Departemen Kesehatan, Jakarta, Kamis (26/11).

Lebih lanjut Menkes mengatakan, Departemen Kesehatan sedang gencar mengeluarkan program penanganan infeksi baru HIV.

“Penanggulangan HIV bukan semata-mata bukan berada di bawah tanggung jawab Depkes saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama karena faktor pemicu munculnya infeksi baru tersebut tidak hanya menyentuh sisi kesehatan. Tetapi juga sisi sosial, dalam hal ini pekerja seks komersial, pendidikan, kemiskinan, dan lapangan pekerjaan,” jelasnya.

Di Indonesia dalam 10 tahun terakhir jumlah kasus infeksi baru HIV meningkat tajam. Tahun ini mencapai 18.442 kasus dengan jumlah penderita 227.000.

Paling banyak ditemukan penderita HIV di Jawa Barat. Diperkirakan kalau sampai kasus ini tidak dilaksanakan dengan komit dan berkesinambungan jumlah penderita akan naik 500.000-an sampai tahun 2014.

Sumber: KOMPAS

1 komentar:

Agama tidak pernah menganjurkan umatnya untuk berbuat kejelekan apalagi berbuat kejelakan yang safty. Tidak sepantasnya Seorang Ibu mengaitkan agama dengan kondom.

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungannya...
Untuk berkomentar, ketik di sini, nanti akan kami moderasi komentar Anda.

 
 
 
 
Copyright © MF Nurhuda Y